Saturday, January 14, 2012

La Tahdzan 147-2/akhir: AQ-Kitab Yang Berkat, القرآنُ .. الكتابُ المباركُ

Kata al-Qarni:
 وقال أحدُ الصالحين : أحسسْتُ بغمٍّ لا يعلمهُ إلا اللهُ ، وبهمٍّ مقيمٍ ، فأخذتُ المصحف وبقيتُ أتلو ، فزال عني - والله - فجأةً هذا الغمُّ ، وأبدلني اللهُ سروراً وحبوراً مكان ذلك الكدرِ
terj: Seorang hamba Allah yang soleh berkata, "aku pernah dilanda keresahan dan kegelisahan yang mana Allah saja yang tahu. Aku lantas mengambil sebuah mushaf al-Qur'an dan membacanya beberapa ketika. Demi Allah, kegelisahan dan keresahan tadi tiba-tiba hilang. Allah telah menukar kegelisahan dengan kegembiraan dan kebahagiaan.
Taaliq: Tidak diketahui siapakah hamba Allah yang soleh ini. Maka kisah ini menjadi dha`if, namun isinya bagus.
إِنَّ هَـذَا الْقُرْآنَ يِهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ

AQS al-Isra' 17:09 [Sesungguhnya Al Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus]
يَهْدِي بِهِ اللّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلاَمِ

AQS al-Maa'idah 05:16 [Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan]
وَكَذَلِكَ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ رُوحًا مِّنْ أَمْرِنَا

AQS asy-Syuura 42:52 [Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Qur'an) dengan perintah Kami]

1 comment:

Ad-Dien said...

Hanya dengan mengingati Allah, hati menjadi tenang :)